tanaman obat

Mudahnya Tanam Herbal Obat di Kebun Sendiri

Apabila ada keluarga atau anak-anak sedang dilanda penyakit, jangan buru-buru membeli obat di apotik. Beberapa obat berbahan kimia yang memiliki efek samping tidak bagus bagi kesehatan dalam penggunaan jangka panjang.

Sementara itu, ada alternatif obat yang mujarab namun tidak memiliki efek samping berbahaya. Inilah obat-obatan alamiah atau tanaman herbal yang bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan keluarga. Coba cek beberapa jenis tanaman obat berikut, yang mungkin bisa Anda pertimbangkan untuk ditanam di kebun sendiri nanti:

Houseleek

Juga dikenal dengan nama Latin Sempervivum tectorum, serta nama-nama lainnya seperti Jupiter Eye atau Jove This Beard, tanaman ini adalah salah satu obat-obatan herbal tradisional yang populer di seluruh dunia.

Tanaman ini memiliki daun yang berdaging seperti lidah buaya. Daun inilah yang dipakai untuk dikonsumsi sebagai obat. Caranya cukup mudah, daun dipetik lalu dikupas dan ekstraknya dijadikan obat untuk mencegah pembentukan kista, menyembuhkan infeksi telinga dan mata, atau sebagai pereda nyeri kulit yang terbakar. Bisa juga untuk mengobati sakit perut dan masalah usus.

Chamomile

Bunga chamomile yang indah ternyata memiliki rahasia kesehatan bagi manusia. Ini berkat sifat anti-inflamasi chamomile yang dapat menenangkan syaraf kulit ketika terbakar atau luka.

Tidak cukup itu, chamomile juga sangat mudah dibudidayakan. Pasalnya, tanaman ini tidak memerlukan banyak sinar matahari dan bisa ditanam di mana saja. Sangat cocok bagi Anda yang ingin memiliki kebun mini saat tinggal di apartemen atau perumahan terbatas.

Chamomile yang sudah dikeringkan, ekstraknya dapat dipakai untk mengobati kulit sensitifm alergi kulit atau dapat dikonsumsi untuk mengurangi nyeri kram menstruasi.

Peppermint

Peppermint adalah tanaman yang serbaguna bagi manusia. Daunnya dapat digunakan sebagai penyedap masakan, perawatan kecantikan maupun tanaman herbal obat berkhasiat. Anda bahkan dapat menumbuhkan di dalam rumah dalam wadah pot.

Kendati tidak banyak sinar matahari yang masuk ke dalam rumah, peppermint dapat tumbuh dengan baik. Jika Anda bermasalah dengan gangguan bau mulut, cobalah mengunyah daun peppermint. Dijamin, bau mulut akan hilang seketika. Atau gunakan ekstrak daun peppermint kering sebagai teh untuk mengatasi sakit perut, gejala flu maupun nyeri haid.

Memiliki tanaman herbal obat di kebun sendiri tidak hanya menghemat uang atau bujet untuk membeli obat-obatan kimia di apotik, namun juga memudahkan Anda untuk menjaga kesehatan diri sendiri maupun seluruh anggota keluarga. Anda tertarik mencoba menanam herbal di kebun sendiri?