Ciri Arsitektur Kontemporer

Dapat dibilang style arsitektur kontemporer merupakan style arsitektur abad ke- 21 yang tumbuh dari bermacam style arsitektur yang sudah terdapat sepanjang ini. Walaupun begitu dalam style arsitektur kontemporer kalian tidak hendak menciptakan satu style yang lebih dominan dari style yang lain.

Style arsitektur kontemporer memanglah bukan opsi style yang sangat terkenal, tetapi keberadaan arsitektur kontemporer yang dinamis hendak senantiasa mempunyai tempat untuk orang- orang yang mau keluar dari style arsitektur yang konvensional serta mau nampak lebih berbeda. Tetapi, sebab ialah style“ kekinian”, style arsitektur kontemporer kerap disamakan dengan arsitektur modern yang malah baru tumbuh pada masa abad ke- 19 sampai 20. Berikut ciri arsitektur kontemporer sinanarsitek.com

Daftar Isi:
Atap
Pencahayaan Alami
Ruang- ruang lebih terbuka serta menyatu
Material Eksterior

Atap

Salah satu karakteristik khas dari arsitektur kontemporer dapat dilihat dari eksplorasi wujud atap. Di masa modern semacam dikala ini, kalian bisa jadi telah tidak sering memandang atap berupa perisai seperti atap konvensional, melainkan wujud yang lebih datar dengan overstack buat melindungi bangunan dari terik matahari. Arsitek yang lebih berani mengeksplor arsitektur kontemporer mungkin

pula dapat muncul dengan wujud atap yang lebih unik serta tidak universal semacam green roof sampai atap berupa melengkung ataupun bentuk- bentuk dinamis yang lain.

Pencahayaan Alami

Terus menjadi berkembangnya tren arsitektur, pemanfaatan sumber energi natural terus menjadi dipertimbangkan. Perihal ini pula dapat kalian temukan dalam style arsitektur kontemporer, paling utama dalam pemanfaatan pencahayaan natural. Bukaan- bukaan besar, skylight, pengadaan void rumah, sampai pemanfaatan material kaca ataupun material transparan yang lain sangat mungkin kalian temukan dalam bangunan- bangunan dengan style arsitektur kontemporer.

Ruang – Ruang Lebih Terbuka Serta Menyatu

Arsitektur kontemporer biasanya mempunyai ruang- ruang bidang dalamnya yang terbuka serta menyatu satu sama lain. Perihal ini membuat dalam arsitektur kontemporer banyak ditemui modifikasi struktur buat membolehkan suatu ruang terbuka besar tanpa tersendat kedatangan struktur di tengah- tengahnya.

Material Eksterior

Dalam arsitektur kontemporer, bagian fasad rumah ataupun fasad bangunan ialah ruang berkreasi yang tidak mempunyai batasan. Mulai dari pelaksanaan material simpel serta konvensional, sampai pemakaian materian tidak konvensional yang dinamis dapat diterapkan pada style arsitektur konvensional.