MASJID RAYA – MEDAN

Kota Medan, adalah ibukota dari provinsi  Sumatra Utara. Kota Medan juga  merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah DKI Jakarta dan Surabaya, selain itu, Kota Medan merupakan pintu gerbang wilayah Indonesia bagian barat dan memiliki bandara terbesar kedua di Indonesia yaitu  Bandar Udara Internasional Kuala Namu. Kota Medan memiliki Masjid termegah dan tertua di kota Medan yaitu Masjid Raya atau biasanya disebut dengan Masjid Raya Al-Mashun adalah Masjid yang berdiri sejak tahun 1909, dan merupakan peninggalan dari seorang sultan deli, yang bernama Sultan Ma’moen Al-Rasyid Perkasa Alam (1873 – 1924).

Bangunan Masjid yang bersejarah ini terbesar nomor satu yang terletak di Jl. Sisingamangaraja No.61 Mesjid, Medan Kota, Medan atau Tanah Deli. Masjid ini dibangun pada tahun 1906 dan selesainya pada tahun 1906. Masjid Raya Medan ini belum pernah direnovasi, pemerintah Sumatera Utara pernah merencanakan renovasi bagian – bagian Masjid ini yang telah rusak dan sudah bertahun – tahun, serta perluasan agar dapat menampung para Jama’ah lebih banyak. Namun, Karena dari berbagai pihak yang khawatir tentang seni atau arsitektur yang ada di dalam Masjid ini akan hilang.  Dan akhirnya pemerintah daerah hanya menambah sarana penambahan seperti, penambahan tempat wudhu wanita pada tahun 1980.

Masjid Raya-Medan ini dibangun oleh Ma’mun Al-Rasyid perkasa Alam, Sultan Deli kesembilan. Untuk pembangunan Masjid ini sangatlah membutuhkan waktu yang sangat lama sekitar 3 tahun sejak tanggal 21 Agustus 1906 sampai 19 Sepetember 1909, dan ternyata Masjid ini sudah berumur 1 abad dan menjadi Masjid tertua di kota Medan. Pembangunan Masjid ini memang disengaja dibangun megah, karena prinsipnya hal itu lebih utama ketimbang kemegahan istananya sendiri, Istana Maimun

ARSITEKTUR MASJID RAYA – MEDAN

Masjid Raya ini adalah Masjid terbesar dan terindah di kota Sumatera Utara.  Masjid ini memiliki luas bangunan sekitar 5000 m2 dan dibangun diatas lahan seluas 18.000 m2. Memiliki gaya arsitektur khas timur tengah india dan spanyol di seluruh bangunannya. Dan untuk pembangunan Masjid ini memakan waktu selama 3 tahun. Masjid Raya Medan berbentuk persegi delapan dengan 4 serambi paling utama kemudian dibagian depan, belakang serta samping kiri kanan. Ke empat serambi itu menjadi pintu masuk ke Masjid Raya Medan. Dan Dibagian dalam, ada delapan pilar yang berdiameter 0, 60 m yang menyokong kubah paling utama di bagian tengah. Sedang 4 kubah yang lain ada diatas ke empat serambi. Ada juga 2 menara di samping kiri kanan sisi belakang Masjid al Mahsun.

  • Dan untuk kubah Masjid Raya ini memiliki kubah model Turki
  •  Al-Qur’an yang berusia sangat lama Ratusan Tahun (Meskipun, usia Al Qurannya sudah tua tetapi sampai sekarang masih mudah untuk dibaca).
  • Dan yang terakhir desain nuansa daerah Melayu.
  • Masjid Raya ini memiliki pintu kayu yang dicat dengan warna kuning dan biru yang memiliki makna tertentu dan terlihat sangat indah.

Dilihat dari segi bangunannya yang cukup bervariasi tak heran apabila banyak wisatawan yang tertarik untuk mengunjunginya saat datang ke Medan.

>

>

*Untuk informasi mengenai Pemesanan Kubah Masjid serta Konsultasi di Kontraktor Kubah Masjid:

CV.SINAR SURYA ABADI

• Telepon: 031-7871416

• Handphone dan Whatsapp: 081235648084/082264308124

• Alamat : Jalan Ki Suryo jati selatan Rt.24 Rw.08 Kedungturi Taman Sidoarjo – Jawa Timur 61257

• Buka Setiap Hari Pukul 08.00 – 17.00

• atau Kunjungi di https://sinarsuryaabadi.co.id/

Dapatkan harga penawaran kubah masjid terbaik dari kami dengan harga termurah serta berkualitas dengan disertai surat jaminan garansi di setiap produknya.

Kami juga bersedia survey kubah masjid di dalam kota, luar kota,maupun luar pulau dengan secara gratis.