Cara Membuat Desain Grafis Vektor yang Mudah dan Simpel

cara membuat desain grafis vektor
Ilustrasi Desain Vektor

Cara membuat desain grafis vektor – Jika Anda mendesain dengan perangkat lunak desain grafis seperti CorelDraw atau Adobe Illustrator, Anda pasti bukan orang baru di bidang vektor. Vektor adalah hasil dari templat gambar saat Anda menggunakan kedua aplikasi.

Pada artikel kali ini kami buka hanya memaparkan cara membuat desain grafis vektor namun juga akan menjelaskan beda vektor dan bitmap

Sebenarnya, apa itu vektor?

Vektor adalah grafik digital (gambar) yang terdiri dari titik dan garis dengan posisi tertentu yang dihubungkan satu sama lain melalui perhitungan matematis.

Perhitungan matematis titik, garis dan arah ini akan membentuk gambar. Jangan khawatir jika Anda seorang penggila desain grafis, Anda tidak perlu melakukan matematika.

Anda hanya perlu menggambar secara digital melalui aplikasi dan aplikasi akan menghitung dan menunjukkan gambar akhir. Desain Vektor adalah gambar yang terdiri dari beberapa titik dan garis (poligon), kombinasi dari jenis gambar ini menggunakan rumus matematika khusus saat membuat gambar.

Atribut dapat dengan mudah ditambahkan ke setiap aliran vektor untuk membuat bentuk yang diinginkan. Anda juga dapat menambahkan dan menghapus atribut ke vektor seperti bobot garis, warna, warna isian, simpul, dan lainnya.

Artikel menarik lainnya Tempat PKL di Jogja TKJ, RPL, DKV & Multimedia

Beda Vektor Dengan Bitmap

Selain vektor, ada jenis grafik digital lainnya, yaitu bitmap.

Bitmap, atau sering juga disebut raster, adalah contoh dari suatu gambar dalam bentuk piksel (piksel) kecil berwarna-warni yang ditumpangkan satu sama lain dalam jumlah yang sangat besar untuk menampilkan gambar tersebut. Layar ponsel atau laptop Anda sebenarnya terdiri dari piksel.

Hal ini berbeda dengan vektor. Vektor adalah gambar digital yang menggunakan perhitungan matematis. Bitmap yang menggunakan piksel akan rusak saat gambar diperbesar.

Ini karena kotak kecil (piksel) yang diperbesar, bukan gambar itu sendiri. Jadi gambar terlihat seperti kotak.

Ini juga terjadi ketika Anda mengambil gambar dengan ponsel atau kamera Anda dan memperbesarnya, karena kedua gambar tersebut adalah grafik digital bitmap.

Karena vektor adalah gambar digital dalam bentuk perhitungan matematis, meskipun gambar diperbesar, kualitasnya tetap sama seperti jika tidak diperbesar.

Jika vektor adalah hasil gambar dari Adobe Illustrator, maka bitmap adalah hasil gambar dari Adobe Photoshop. Juga, format gambar akhir dari keduanya akan berbeda.

Format bitmap terakhir adalah PNG, JPG, dan GIF. Sedangkan format akhir gambar vektor disebut SVG (Scalable Vector Graphics).

Baca Juga : Yuk Gabung! Tempat PKL di Jogja – SMK TKJ, RPL, DKV & Multimedia

Beberapa Aplikasi Pembuat Vektor dan Bitmap

Ada banyak aplikasi yang bisa Anda gunakan untuk membuat grafik vektor dan bitmap, seperti Corel Photo Paint, PT Maker, Adobe Photoshop, CorelDraw, dan masih banyak lagi.

Namun, aplikasi Adobe Photoshop dan Corel Draw dengan manajemen warna yang lebih lengkap banyak digunakan. Walaupun secara umum tidak jauh berbeda, namun memiliki fungsi, kelebihan dan kekurangan yang berbeda.

Simak cara membuat desain grafis vektor yang mudah dibawah ini.

Cara Membuat Desain Grafis Vektor

Impor foto atau sisipkan gambar yang ingin Anda jadikan sebagai bahan atau vektor, ambil dari folder di komputer Anda. Impor file (Ctrl + I). coba dengan foto resolusi tinggi untuk vektorisasi yang lebih detail.

  • Kemudian bagian pertama yang perlu dilakukan adalah bentuk wajah. di sini saya menggunakan (alat Polyline).
  • Kunci garis yang digambar dengan (Alat penunjuk), lalu klik (Konversi Garis ke Kurva). mengikuti garis besar gambar aslinya.
  • Kemudian bagian kedua adalah membuat mata sama seperti di awal menggunakan (Polyline Tool).
  • Tekuk garis dengan cara yang sama seperti sebelumnya. blok garis yang kamu buat tadi dengan (Pointer Tool), lalu klik (convert line to curve) pada bentuk garis mata.
  • Masih di depan mata. tapi kali ini adalah gambar bulu mata. metodenya tetap sama menggunakan (alat polyline).
  • Selesaikan bentuk bulu mata, aplikasikan warna hitam pada garis bulu mata. Klik kanan pada tanda silang di atas palet warna hitam yang digunakan untuk mewarnai bulu mata.
  • Kemudian klik gambar mata pertama. beri warna putih dan hilangkan garis seperti di atas. Kemudian lakukan mata dan bulu mata yang lain dengan cara yang sama.
  • Bagian selanjutnya adalah hidung dan mengikuti lekukan.
  • Terakhir, bibir dan ikuti lekukan. kemudian warnai gambar bibir dan kemudian hapus garis dari gambar.
  • Setelah selesai pada bagian wajah, kita membuat bagian tubuh yaitu bayangan dari baju. dan terakhir di kepala.
  • Selesai melakukan semuanya, sekarang warnai gambarnya. dan warnai setiap gambar satu per satu di bagian yang sesuai.
  • Yang terakhir menghapus semua baris yang ada.

Semoga tutorial desain grafis vektor berikut ini dapat memberikan sedikit bantuan bagi Anda pemula dalam desain grafis vektor.

Selanjutnya artikel menarik lainnya Begini Caranya Budidaya Pinang Hibrida Agar Hasil Maksimal